SOBANG
tempat menyimpan segala tulisan bentuk ilmu pengetahuan

Teknik Bersidang/Rapat

21.55

Teknik Bersidang/Rapat

hammerSenin malam (11/08) sampai Selasa pagi saya berada di Puncak, Bogor Jawa Barat. Saya diundang oleh Badan Eksekutif Mahasiswa STIMIK Perbanas untuk mengisi dua sesi materi. Materi pertama tentang motivasi, saya putarin aja filem The Secret buat mereka, jadi saya nggak perlu banyak bicara cukup mereka ambil kesimpulan saja setelah nonton filem. Materi kedua saya menyampaikan Etika/Teknik Persidangan.
Sudah beberapa tahun ini (5-7 tahun terakhir) saya rutin diminta untuk mengisi materi Etika/Teknik Persidangan. Barangkali pengalaman organisasi atau kenapa, mahasiswa STIMIK Perbanas selalu meminta saya untuk mengisi materi ini.

Dari kantor saya dijemput oleh panitia, kemudian saya pulang jemput isteri buat diajak serta. Kasihan juga ditinggal sendiri di rumah. Sekitar pukul 7 malam berangkat dan sampai di lokasi acara sekitar pukul 9 malam.

Semestinya materi pertama saya pukul 20.45, tapi molor sampai mulai pukul 11 malam. Tak ada yang bisa saya sampaikan tentang materi ini, karena setelah saya beri kata pengantar lalu peserta saya suguhi filem The Secret dan ketika telah selesai waktu sudah memasuki dini hari.

Sesi materi kedua, saya menyampaikan Etika/Teknik Persidangan.

Ada beberapa catatan yang ingin saya sampai kepada Anda tentang materi ini dan pandangan atas hasil simulasi sidang yang dilakukan oleh para peserta pelatihan.

Sidang atau rapat adalah pertemuan formal suatu organisasi untuk membahas masalah tertentu agar menghasilkan keputusan sebagai sebuah kebijakan organisasi. Penguasaan tata cara persidangan/rapat mutlak dimiliki oleh para “pemain” organisasi. Kenapa? Karena dari sidang/rapat inilah akan keluar keputusan yang mengikat dan akan menentukan perjalanan organisasi maupun individu-individu yang terlibat di dalamnya, dan dari keterjebakan keputusan yang dihasilkan.

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam persidangan/rapat:

  1. Tempat/ruangan
  2. Waktu
  3. Agenda acara/pembahasan
  4. Perlengkapan dan peralatan
  5. Peserta
  6. Tata tertib
  7. Pimpinan sidang/rapat
  8. Keputusan/kesimpulan sidang/rapat
Tempat Sidang. Perlu diperhatikan tempat berlangsungnya sidang/rapat yang memadai. Jangan melangsungkan pertemuan yang penting di tempat dimana tidak bisa berlangsung dengan baik karena persoalan gangguan, tidak nyaman, format atau posisi peserta, tidak tersedianya sarana penunjang dan sebagainya.

Waktu Sidang. Demi disiplin sidang faktor waktu mesti diperhatikan. Jangan sampai sidang berlangsung tanpa ada kepastian waktu, harus ditentukan durasi, dimulai dan diakhiri serta kapan waktu istirahat jika sidang berlangsung lama. Para peserta harus displin dengan persoalan waktu.

Agenda Pembahasan. Sebelum sidang/rapat berlangsung para peserta harus sudah tahu materi apa yang akan dibahas. Jangan sampai peserta menduga-duga maksud pertemuan, ketidakjelasan agenda pembahasan membuat sidang/rapat bisa ngelantur kemana-mana. Kalau tidak ada agenda yang jelas, maka itu kongkow-kongkow namanya, bukan bersidang:)

Perlengkapan/Peralatan. Siapkan apa saja perlengkapan/peralatan yang dibutuhkan. Jika sidang/rapat berlangsung di tempat yang luas maka diperlukan pengeras suara. Dalam sidang formil perlu juga disiapkan palu untuk memutuskan/menetapkan hasil sidang/rapat.

Peserta. Siapa saja yang boleh mengikuti persidangan, dan apakah dibolehkan peninjau. Siapa yang punya hak bicara (menyampaikan pendapat) dan punya hak suara (membuat keputusan).

Tata Tertib. Harus diatur apa yang boleh dan tidak boleh, etika dan aturan main persidangan.

Pimpinan Sidang/Rapat. Pimpinan bisa dari pimpinan organisasi atau ditunjuk oleh peserta sidang. Tergantung dari jenis sidang/rapat itu sendiri. Pimpinan sidang/rapat haruslah orang yang mengerti teknik bersidang/rapat. Sukses atau gagalnya persidangan sangat ditentukan oleh keahlian dan kecakapan pimpinan. Banyak sidang berlangsung chaos dan amburadul karena kesalahan pimpinan. Pimpinan haruslah mempunyai sifat-sifat kepimpinan, berwibawa, peka, disiplin, bisa mengelola konflik, santun dan sifat-sifat positif lainnya. Pokoknya pimpinan harus bisa mengarahkan sidang ke arah keputusan secara efektif dan efisien.

Keputusan/Kesimpulan Sidang. Output product dari persidangan/rapat adalah keputusan atau menghasilkan kesimpulan. Keputusan yang dibuat tidaklah bertentangan dengan kehendak dan tujuan organisasi, diusahakan memuaskan semua pihak. Hendaknya keputusan yang dibuat mengedepankan asas musyawarah untuk mufakat, jangan langsung ambil voting. Voting adalah cara terakhir jika musyawarah-mufakat tidak tercapai.

Sewaktu para peserta pelatihan saya minta untuk mencoba simulasi sidang, banyak kejadian-kejadian lucu atau dramatis terjadi. Cara memegang palu sidang yang salah, pimpinan yang gagap atau bingung mengarahkan sidang, masuknya penyusup, suara kegaduhan, hingga sidang berlangsung chaos. Pada simulasi sidang tahun sebelumnya, saking chaos-nya, sampai-sampai pimpinan sidang diculik oleh suatu kelompok. Nah lho! Kalau pimpinan sidang diculik ‘gimana cara penyelesainnya?

Beberapa poin kunci yang saya catat kenapa sidang berlangsung kacau karena para peserta sidang tidak memperhatikan unsur-unsur sidang seperti yang saya sampaikan di atas. Sebelum sidang berlangsung, tidak ditentukan tata tertib sidang, waktu sidang, agenda pembahasan, penelusuran masalah, hingga siapa saja peserta sidang atau peninjau, siapa yang boleh bicara dan bersuara. Untuk sidang yang besar dan penting, perlu juga dibentuk tim pendukung sidang, seperti keamanan dan lainya untuk menjaga sidang dari hal-hal yang tidak diinginkan dan berlangsung dengan baik.

Contoh terbaik untuk belajar dan mengamati sidang sebenarnya adalah menonton sidang-sidang DPR/MPR kita. Banyak hal lucu dan mengecewakan terjadi, barangkali karena ketidak-tahuan mereka tentang tata-cara bersidang, atau malah sok tahu. Ada peserta sidang yang mencak-mencak, megang-megang mike sambil teriak-teriak, mengejar pimpinan sidang sambil ‘nunjuk-nunjuk dengan muka merah. Bukankah itu lucu, iyakan…? he..he..(HS)
sumber : http://hensyam.wordpress.com/2007/08/15/teknik-bersidangrapat/
Read On 0 komentar

TATA CARA TEKNIK SIDANG

19.38
TATA CARA TEKNIK SIDANG


Dasar – dasar Teknik Sidang 1


Secara sederhana, sidang merupakan bentuk diskusi resmi yang diikuti orang banyak untuk memutuskan sesuatu dengan mekanisme-mekanisme yang jelas/teratur. Mekanisme-mekanisme yang dibuat dan diberlakukan di sidang bertujuan agar sidang yang dilakukan berjalan aman, aspiratif, dan demokratis. Oleh karena itu aturan main sidang harus jelas.

Apa yang orang lakukan ketika sidang?

Segala keputusan yang berhubunagnd enagn kepijakan public akan selalu diambil melalui mekanisme sidang. Sehingga semua pihak yang berkepentinagn dengan kebijakan publek pasti akan berkumpul untuk ikut dalam proses itu.

1.Macam-macam Sidang

1.Sidang Komisi

Sidang ini hanya diikuti oleh anggota komisis saja untuk memudahkan perumusan dan pengambilan kebijakan sementara sehingga pembahasan bidang yang telah ditentukan lebih terfokus. Keputusan pada sidang komisis bersifat non permanen (dapat berubah) kemudian dibawa kedalam sidang pleno untuk mendapat keputusan terakhir.

2.Sidang Pleno

Biasa disebut sidang besar yang diikuti oleh seluruh peserta sidang tanpa kecuali.. Sidang pleno dilakukan untuk memberi keputusan final agenda sidang yang telah dirumuskan sebelumnya pada sidang komisi. Pembahasan agenda, tatib, dan LPJ menggunakan sidang jenis ini.
Perangkat Sidang

1.Pimpinan Sidang/presidium

Pimpinan sidang berperan sebagai pengatur jalannya sidang agar menghasilkan keputusan yang disepakati bersama. Pimpinan sidang tidak boleh berpihak pada salah satu pihak peserta dan hanya boleh memutuskan sesuatu atas persetujuan peserta sidang. Kriteria yang harus dimiliki oleh pimpinan sidang sbb :

  • cerdik
  • bijaksana
  • tegas
  • berwawasan luas
  • humoris
  • kharisma

Pimpinan sidang dipilih oleh peserta sidang dan biasanya berjumlah ganjil. Satu sebagai notulen dan dua orang pimpinan sidang yang lain secara bergantian memimpin sidang sesuai kesepakatan.

2. Peserta Sidang

Peserta sidang ditentukan berdasarkan tatib yang telah disepakati. Biasanya terdiri dari peserta aktif dan peserta peninjau. Seluruh hak dan kewajiban peserta diatur di tatib.

3. Notulensi

Bertugas untuk emncatat jalannya persidangan

4. Palu Sidang

Demi kelancaran maka diperlukan palu sidang yang telah disepakati bersama baik bentuk maupun wujudnya. Aturan ketukan palu sidang sbb :

  • 1 x : mengukuhkan kesepakatan.
  • 2 x : pertukaran pimpinan sidang, penundaan sidang, pencabutan penundaan (baik untuk lobby, istirahat, atau penundaan sidang untuk beberapa lama)
  • 3 x : menetapkan keputusan, membuka dan menutup sidang.
  • Berkali-kali : untuk menenangkan peserta sidang atau meminta peserta memperhatikan jalannya sidang.

5.

Quorum

Adalh syarat sahnya sidang untuk dapat diadakn, karena tingkat qauorum menunjukkan sejauh man tingkat representasi dari peserta sidang. Semakin tinggi jumlah quorum, semakin tinggi pula tingkat representasi dari sidang tersebut.

6. Draft Materi Sidang

Meliputi bahan-bahan yang akan dibahas dalam persidangan. Biasanya terdiri dari draft tatib, AD/ART, PPO, GBHK, dll yang disusun sebelumnya oleh tim perumus sidang atau panitia khusus.
Etika Sidang

1.Pembukaan sidang

Istilah dalam sidang

Pending : memberhentikan sidang untuk sementara waktu dengan tujuan tertentu seperti istirahat, lobby, penundaan sidang.

PK/Peninjauan kembali : mekanisme yang digunakan untuk mengulang kembali pembahasan/ putusan yang telah ditetapkan

Interupsi : memotong/menyela pembicaraan dikarenakan ada hal-hal yang sagat penting untuk diungkapkan.

Macam-macam Interupsi

Macam-macam interupsi sbb :

  1. Point of clarification : interupsi untuk menjernihkan/meluruskan permasalahan atau isi pembahasan.
  2. Point of view : interupsi yang digunakan untuk menyampaikan pendapat, tanggapan, usulan, saran
  3. Point of order : interupsi yang digunakan untuk meminta pimpinan sidang meluruskan jalannya sidang apabila keluar dari konteks, atau sidang dianggap janggal.
  4. Point of solution : interupsi untuk memberikan solusi atas permasalahan yang dibahas.
  5. Point of information : interupsi untuk memberikan informasi, baik tentang pembicaraan yang tidak sesuai atau informasi yang berkaitan dengan kondisi yang menjadi pokok pembahasan atau hal-hal yang dipandang urgen untuk diinformasikan.
  6. Point of privilege (rehabilitation) : interupsi yang berfungsi untuk membersihkan nama baik atau kehormatan seseorang/kelompok karena dipandang pembicaraan tersebut menyimpang dari etika atau menyinggung perasaan.

Persiapan Menghadapi Sidang

  1. Fisik
  2. materi
  3. persiapan materi yang akan dibahas
  4. persiapan strategi

sumber : http://rizqisyawal.blogspot.com/2007/11/tata-cara-teknik-sidang.html
Read On 0 komentar

TES

11.15

SOBANGSOBANGSOBANGSOBANGSOBANGSOBANGSOBANGSOBANGSOBANGSOBANGSOBANGSOBANGSOBANGSOBANGSOBANGSOBANGSOBANGSOBANGSOBANGSOBANGSOBANG
Read On 0 komentar

nyegah instll

04.09

Mencegah Instal Program


disable instaler program lo'pakek bahasax om sam..za itulah topik yang kan ane tulis saat ini.kebanyakan hal ini di gunakan pada pemilik warnet biar komputernya tidak di instal sembarangan,tapi sebenarnya bisa juga pake depres(betul g tulisannya?hehehe)agar aman..tapi itu terlalu familiar.orang pasti tau kegunaan depres.
dan cara ini bisa membingungkan lo'g tau.tidak akan ada instalasi siluman yang terinstal.kan kadang2 kita jengkel banget ketika komputer/laptop kita di pinjem teman.ketika dikembalikan ehhh banyak program g karuan di instal kedalam komputer/laptop kita.di sini ane g pakai cara lewat regedit (registry editor) atau group policy editor.coz jika lewat ke dua cara tersebut jika salah setting akan mengakibatkan akibat yang fatal.windows bisa rusak.ane sarankan pakai group policy dengan alasan dalam group policy tidak ada istilah salah setting


oke Berikut ini cara-cara mencegah instalasi siluman yang tidak dikehendaki:
1. klik [start] lalu pilih [Run…]
2. pada jendela [Run…] ketik gpedit.msc lalu tekan [Enter] pada keyboard
3. kita gunakan dulu  Computer Configuration
4. buka [Administrative Templates]
5. Buka [Windows Components]
6. Buka [Windows Installer]
7. Cari dan klik satu kali tulisan [Disable Windows Installer]
8. pada kolom tengah klik tulisan berwarna biru [Properties]
9. Dari jendela [Disable Windows Installer…] dibawah tab [Settings] klik [Enable]
10. Pada pilihan kolom [Disable Windows Installer] klik tanda drop down dan pilih [Always] laluklik [Ok]
11. Cari dan klik satu kali tulisan [Prohibit User Installs]
12. pada kolom tengah klik tulisan berwarna biru [Properties]
13. Dari jendela [Prohibit User Installs] dibawah tab [Settings] klik [Enable]
14. Pada pilihan kolom [User Installs Behavior] klik tanda drop down dan pilih [Prohibit User Installs] laluklik [Ok]
sekarang kita bekerja pada User Configuration
1. Buka [Administrative Templates]
2. Buka [Windows Components]
3. Buka [Windows Installer]
4. Cari dan klik satu kali tulisan [Always Install with elevated privileges]
5. pada kolom tengah klik tulisan berwarna biru [Properties]
6. Dari jendela [Always Install with elevated privileges] dibawah tab [Settings] klik [Enable] laluklik [Ok]
7. Cari dan klik satu kali tulisan [Prevent removable media source for any install]
8. Pada kolom tengah klik tulisan berwarna biru [Properties]
9. Dari jendela [Prevent removable media source for any install] dibawah tab [Settings] klik [Enable] lalu klik [Ok]
Read On 0 komentar

Serial Number XP ORIGINAL (GENUINE)

13.18
NAH… brother n sister yang pengen SN XP original (genuine) tanpa registrasi ulang loh ke Microsoftnya ne ku beberkan rahasiakoe

WF9CK-2FXHT-94BWM-TCF37-RT3R3
GP38Y-VC7RT-P9X3F-T9MPM-B6BYT
G8KM6-4H9GW-3DD9P-78RRF-8222B
K9HG7-VX96D-YJ8BD-XQVYG-3366Y
Pilih ajah salah satunya bro n sis… kalo mau buktikan coba aja setelah install ulang dengan SN ini masuk aja ke situs Microsoft. kalo mau langsung <a href=”http://www.microsoft.com/”> klik disini</a>
biasanya kalo windowsna ga asli langsung di blok web Microsoft ato diserang virus Microsoft langsung (katenye…)
So don’t forget Give comment…….
Nyang diatas  itutu buat SP 2
nah ini buaat SP 3
Windows XP Professional SP3 Corporate February 2009
V2C47-MK7JD-3R89F-D2KXW-VPK3J
DHXQ2-WRGCD-WGYJY-HHYDH-KKX9B
D36RK-QDFFD-BTWWY-BT7KK-43MGM
W9VCJ-74DXW-JDDBV-PW777-WXD2T
B77QF-DP27W-4H68R-72B48-78RPD
THMPV-77D6F-94376-8HGKG-VRDRQ
CFDYK-FFHH7-QW3HM-JGRQX-KM77T
P4XK3-TGQ3P-F9JB2-GC6XQ-VXTMW
HWDFJ-WPTTQ-D2R7C-PBP3Y-B4G7M
Read On 0 komentar

Cara Memperbaiki Hardisk Bad Sector

03.49



Cara Memperbaiki Hardisk Bad Sector ImageBad sektor yang terjadi pada hardisk secara umum terbagi atas 2 bagian yaitu kerusakan secara fisik dan kerusakan secara software atau juga dikenal dengan istilah Bad block dan bad sector. Kalau kerusakan hardisk secara fisik itu dikarenakan terkena debu terlalu banyak, jatuh, terkena benturan yang sangat keras dan lain sebagainya sehingga merusak komponen perangkat kerasnya.
Sedangkan kerusakan hardisk secara software itu dikarenakan saat hardisk tersebut sedang bekerja tiba-tiba komputer anda mati, misal karena mati listrik.
Nah sekarang ada beberapa tools yang dapat digunakan saat mengalami kejadian hardisk bad sektor, secara software kita dapat menggunakan tools berikut ini :
A. HDD Low Level Format Tool
Aplikasi Low Level Format ini adalah berfungsi untuk menghapus secara  permanen semua data, partisi dan informasi bad sektor yang ada dalam hardisk tersebut. Setelah anda menjalankan aplikasi Low level format ini,hardisk akan bersih total seperti saat anda menggunakan hardisk ini pertama kali. Catatan : sebelum anda menjalankan Low level format ini sebelumnya anda harus mem-backup dulu data-data yang sekiranya penting. tool ini bisa juga menghapus secara permanen data-data pribadi atau data rahasia anda.
Berikut ini adalah langkah-langkah untuk menggunakan HDD Low Level Format :
  1. Download dulu Program HDD Low Level Format di www.hddguru.com atau cari di google juga banyak situs-situs software yang menyediakan download tool ini.
  2. Install dan jalankan program HDD Low Level Format
  3. Pilih Hardisk yang akan di-Format, kemudian klik Continue..
  4. Klik pada Low Level Format, klik format This Device..
  5. Tunggu hingga selesai, biasanya waktu yang diperlukan cukup lama.
Dibawah ini adalah gambar pada langkah ke 3 dan ke 4 :
Cara Memperbaiki Hardisk Bad Sector Image
Cara Memperbaiki Hardisk Bad Sector Image
Catatan : kalau bisa anda menggunakan Komputer (PC) lain dan di-jadikan hardsik Slave bukan master primary atau jadikan Hardisk Eksternal kalau punya kabel Usb IDE untuk Hardisk IDE atau kalau anda menggunakan Hardisk SATA pakai saja casing hardisk SATA yang sudah dilengkapi dengan kabel usbnya tinggal colokkan ke-komputer (PC).
Cara Memperbaiki Hardisk Bad Sector Image
B.  Recovery Software dari beberapa Vendor hardsik
Vendor hardisk yang mengeluarkan software untuk melakukan analisa dan maintenance hardisk, diantaranya adalah sebagai berikut :
  1. Fujitsu IDE Low level Format Utilities Software ini untuk memperbaiki hardisk bad sector untuk hardisk merek Fujitsu dan anda bisa download disini atau kesini www.fujitsu-europe.com/support/disk/software/erase.zip
  2. Cara Memperbaiki Hardisk Bad Sector Image
  3. Seagate’s Seatools for Windows dan Seagate’s Seatools for DOS           tools ini dari vendor Seagate’s yang dapat digunakan untuk mem-format hardisk merek seagate, maxtor atau dari beberapa vendor hardisk lainnya dan anda bisa download langsung di www.seagate.com Cara Memperbaiki Hardisk Bad Sector Image Cara Memperbaiki Hardisk Bad Sector Image
  4. Western Digital Data Lifeguard Diagnostics sama juga fungsinya yaitu untuk mem-format hardisk juga, terutama hardisk merek western. Anda bisa download di www.softpedia.com Cara Memperbaiki Hardisk Bad Sector Image
C.  Bad Block atau kerusakan secara fisik pada hardisk
Sebelumnya Periksa hardisk anda lewat Bios apakah terdeteksi oleh Bios atau tidak, kalau Terbaca berarti itu kerusakan hanya pada Software hardsik dan anda bisa gunakan tools yang sudah di bahas diatas serta mengikuti langkah-langkahnya, apabila tidak terbaca sama sekali maka logikanya secara software saja tidak bisa di-deteksi oleh Bios apalagi di-Format, tentu tidak bisa.
Cara Memperbaiki Hardisk Bad Sector Image
Berarti Perangkat keras didalam hardisk ada beberapa yang sudah tidak berfungsi atau mengalami kerusakan dibagian vitalnya, mungkin saja motherboadnya atau piringan magnetnya rusak yang disebabkan jatuh, benturan keras dan lain sebagainya.
Cara Memperbaiki Hardisk Bad Sector Image
Menurut pengalaman kerusakan secara fisik yang paling parah pada hardisk adalah piringan magnetnya. Hal ini bisa diatasi dengan langkah-langkah berikut ini :
  1. Bungkus hardisk anda dengan rapat menggunakan kain (kalau bisa jangan terlalu tebal dan jangan juga terlalu tipis) jatuhkan ke atas kasur atau ke atas karpet yang agak tebal, untuk menjatuhkan kira-kira tingginya 1 meter(bisa kurang dari 1 meter) dari atas kasur atau karpet selama 3 atau 4 kali (catatan : jangan dibanting keras) walaupun cara ini agak ekstream. Oke lanjut, setelah itu dicoba lagi dinyalakan hardisknya sudah ter-detect di-Bios apa belum, apabila terdeteksi (anda beruntung) langsung saja di-format, kalau belum tidak usah dipaksa.
  2. Langsung bawa ke-Ahlinya untuk memeriksa Kerusakan terjadi pada Motherboardnya atau piringannya bisa jadi keduanya.
Catatan: kalau motherboadnya yang rusak berarti masih bisa diselamatkan data-datanya dengan cara menggantikan dengan motherboard hardisk yang sesuai dengan hardisk anda, tapi apabila piringannya yang rusak maka anda siap-siap ganti hardisk baru.
Mudah-mudahan info ini bermanfaat.

Banyak hal yang bisa menyebabkan komputer mengalami fatal error dan menampilkan pesan “BlueScreen”. Langkah awal untuk mendiagnosa penyebab yang mengakibatkan tampilan BlueScreen adalah dengan membaca pesan error yang ditampilkan pada layar tersebut. 

Masalahnya adalah kadang-kadang komputer langsung restart sesaat setelah menampilkan error bluescreen, untuk itu kita terlebih dahulu harus menonaktifkan settingan “Automatic Restart on System Failure “ pada System Properties Windows, yaitu dengan cara sebagai berikut:
  • Klik kanan My Computer, klik Properties atau bisa juga dengan buka Control Panel, pilih Performance and Maintenance lalu klik System.
  • Pada jendela System Properties klik tab Advanced.
  • Pada bagian Startup dan Recovery klik tombol Settings
  • Pada bagian System Failure, hilangkan tanda check (uncheck) pilihan Automatically restart
  • Langkah selanjutnya adalah memastikan bahwa pada saat komputer crash, secara otomatis system akan membuat file Dump untuk keperluan analisa. Untuk itu pastikan pada bagian Write debugging information kita tidak memilih opsi "none".
  • Klik OK dan tutup System Properties.

Sekarang apabila tampilan BlueScreen muncul, kita bisa dengan leluasa membaca dan menganalisa informasi yang disampaikan. Kita juga bisa memanfaatkan beberapa tools untuk menganalisa penyebab BlueScreen lewat file dump yang telah dibuat. Semoga bermanfaat..
Read On 0 komentar
Read On 0 komentar

link

10.56
rtrw
Read On 0 komentar
Read On 0 komentar

otomatis search driver

17.59
1. ekstrak file jadi folder baru (maniac download)
2. di eksekusi file 3DP_Chip_v912
3. pilih driver yg dibutuhkan (MB, VGA, CPU, SoundCard, Eternet) Klik di icon driver
4. otomatis ketemu drivernya.




kene
Read On 0 komentar

welcome

welcome to my world

Followers

Diberdayakan oleh Blogger.